Jumat, 11 Desember 2015

Pertanian Jeruk Nipis

Jeruk nipis adalah salah satu jenis jeruk yang sering di gunakan dalam aktivitas apapun.Dalam artikelini saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara membudidayakan tumbuhan jeruk nipis dan apa tujuan/manfaat dari jeruk nipis.


Dari tahun ketahun banyak ilmuan yang memiliki inisiatif untuk membuat obat yang berbahan herbal seperti jeruk nipis ini yang mampu untuk di jadikan obat contohnya sebagai obat kecantikan antara lain memperindah rambut dan membuat kuku kusam menjadi mengkilat.

Sebelum kita ingin membudidayakan tanaman jeruk ini sebaiknya terlebih dahulu kita mengetahui syarat tumbuh tanaman ini dab berikut syarat tumbuh tanaman jeruk nipis.
  • Dalam syarat pertama adalah tanah yang ingin di tanami harus memiliki kesuburan yang cukup.
  • Harus memiliki curah hujan yang cukup.
  • Untuk penyinaran matahari  dalam tanaman ini harus mendapatkan sinar matahari  yang cukup .
  • Kelembapan harus memiliki kriterian normal tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah
Setelah menetahui syarat tumbuh tumbuhan ini cara /tahap keduan adalah memilih bibit yang baik unutk di tanam.Untuk pemilihan bibit jeruk sendiri bisa di lakukan dengan cara mebuat bibit sendiri atau membeli bibit jeruk di tempat pembibitan.Biasanya unutk bibit sendiri para petani menggunakan bibit cangkokkan karna hal ini di lakukan karna menurut para petani bibit cangkok lebih cepat menghasilkan di bandingkan bibit yang di mulai dari biji.Dan untuk kriteria bibit jeruk sendiri kita bisa melihat ciri-ciri bibit yang bagus di bawah ini.
Untuk kriteria bibit yang baik sama memilih kriteria berikut
1.Untuk bibit yang baik harus berasal dari induk yang baik maupun yang unggul.
2.Biasanya bibit yang baik tidak memiliki kecacatan sama sekali .
3.Bibit yang baik tidak terjangkit virus yang merusak tumbuhan ini.
4.Saat di tanam harus memiliki akar yang cukup lebat berarti bibit sudah siap untuk ditanam dan memiliki kesehatan yang cukup.

Dan setelah menentukan bibit mana yang baik untuk di tanam kita tinggal hanya untuk menanam bibit yang sudah kita pilih.Sebelum kita menanam tumbuhan jeruk ini ,terlebih dahulu  kita harus memperhatikan tektur tanah.Dalam tekstur tanah harus memiliki kesuburan yang cukup dan memiliki banyak zat hara yang dapat di gunakan untuk bahan pakan tumbuhan jeruk nipis.Cara menanam jeruk ini sungguh mudah dan tidak terlalu sulit hanya saja harus di lakukan dengan hati-hati dan penuh perasaan,untuk tahap pertama membuat lobang berdiametar 40x40 cm dan kedalam mencapai 50 cm dan setelah membuat lubang hal selanjutnya yang kita lakukan adalah menananmkanbibit yang sudah di sediakan kedalamlubang yang sudah kita buat tapi sebelum itu uisahakan apabila bibit masih terbungkus polibet usahakan lepaskan polibet dari tumbuhan tersebut agar akan bibit bisa menjalar dan mampu unutk bertamabah besar.Setelah menanam bibit jeruk nipis kita tinggal melakukan yang namannya perawatan,Dalam perawatan hal ini yang paling penting untuk membudidayak tanaman jeruk nipis ini ,karna apa?Karna dalam perawatan bisa membantu mempercepat pertumbuhan dan membuat hasil menjadi lebih banyak dan memuaskan
Untuk perawatan jeruk sendiri tidaklah begitu susah tapi hanya membutuhkan ketelatenan dan kesabaran dalam membudidayakan tanaman jeruk ini.Dalam tahap pertama dalam perawatan tanaman ini yaitu
1.PEMUPUKAN.
Dalam pemupukan kit bisa melakukanya setidaknya 1 bulan sekali atau terserah anda apabila anda inginkan karna dalam hal ini bisa mempengaruhi hasil buah atau perkembangan tumbuhan jeruk nipis.
2.PEMANGKASAN.
Untuk pemangkasan bisa di lakukan saat tanaman ini sudah memiliki taua mempunyai kelebatan daun yang cukup lebat dan tidak bisa membuat buah terkena sinar matahari.
3.PEMBASMIAN HAMA.
Untuk pembasmian hama kita bisa melakukanya 1minggu 2 kali karna hal ini mamapu untuk menunjang penghasilan jeruk yang meningkat selain itu hasil yang di dapatkan akan memuaskan dan berkualitas tinggi

Dan sekian tips dari saya ,saya harap siapa saja yang sudah membasa artikel ini sudah bisa mampu untuk membudidayakan jeruk nipis menjadi usaha yang maju serta membuat jeruk nipis indonesia menjadi jeruk nipis yang berkualits internasional dan harus di akui banyak negara






Kamis, 10 Desember 2015

Pertanian Coklat

Coklat adalah tanaman yang yang memiliki umur yang panjang selain itu tanaman ini juga banyak di budidayakan /di kembangkan di indonesia.Tanaman coklat atau sering di sebut dengan tanaman kakao adalah salah satu sumber pendapatan utama bagi para petani coklat.Selain membantu prekonomian keluarga coklat juga mampu membuat indonesia semakin maju atas hasil coklat yang melimpah karna coklat adalah salah satu bahan yang penting untuk kehidupan sehari-hari dan mampu unutk membuat orang menjadi bahagia.


Dalam artikel ini saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara membudidayakan coklat.Untuk membudidaya tanaman coklat di perlukan keahlian,keterampilan,dan ketekunan karna ketiga sifat tersebut harus di miliki oleh masyarakat yang ingin maju unutk mengem,bangkan usahanya.Untuk membudidayakan coklat ini hal pertama yang perlu dilakukan adalah
1.Penyiapan Lahan.
Dalam penyiapan lahan kita harus mengerti tentang struktur tanah yang ingin kita tanami coklat.Untuk itu hal yang pertama dalam menyiapkan tanah adalah membuat tanah menjadi subut dan harus memiliki zat hara yang cukup tinggi agar tanaman yang kita tanam mendapatkan hasil yang sudah di perkirakan.Dan berikut cara membuat tanah menjadi subur.
  • Ambil kotoran sapi yang sudah di fermentasikan/sudah menjdi tanah ,kemudian.
  • Sebarkan pupuk alami tersebut ke tanah yang ingin di tanami coklat.
  • Setelah di letakan pupuk ketanah kemudian aduk /cangkul tanah dengan pupuk hingga merata.
  • Dan setelah itu biarkan tanah selama1 minggu agar pupuk dan tanah tercampur merata.
2.Pemilihan Bibit.
Untuk pemilihan bibit kita bisa menggunakan bibit cangkok atau bibit biji ,dari kedua bibit tersebut biasanya para petani menggunakan bibit cangkok karna menurut para petani bibit cangkok lebih cepat berbuah di bandingkan dengan bibit biji.Setelah menentukan bibit mana yang ingin kita gunakan terlebih dahulu kita harus tau apa ciri-ciri bibit yang baik untuk di budidayakan .Dan di bawah ini saya akan memberi informasi tentang ciri bibit yang baik/unggul untuk di kembangkan menjadi tanaman.
  • Bibit yang baik adalah bibit yang tidak terkena penyakitb sedikitpun.
  • Bibit yang unggul memiliki ciri daun berwarna hijau terang dan memiliki batang yang terlihat sehat.
  • Bibit yang baik/unggul tidak boleh memiliki kecacatan sedikitpun
Setelah mengetahui bibit yang baik untuk di tanam hal yang terakhir adalah menanam coklat.Untuk cara menanam coklat hal yang cukup mudan dan semua orang juga bisa melakukannya.Dengan cara memasukan bibit coklat yang sudah di siapakan kedalam lubang tanah yang sudak kita buat lubang agar bibit coklat bisa masuk kedalam tanah ,dan kemudian tutp kembalu lubang yang sudah di isi tanaman coklat dengan tanah kemudian tinggal merawatnya saja.

3.Perawatan.
Untuk perawatan coklat sungguh banyak seperti pengendalian pembusukan buah,pemberian pupuk,pengendalian hama dan yang terakhit adalah pengendalian lebatnya daun dan harus di pangkas.
1.Pengndalian pembusukan buah.
Dalam hal ini di butuhkan kerja ekstra seperti membuat tanaman ini selalu terkena sinar matahari dan jangan ada tanaman lain di daerah tanaman coklat yang membuat tanaman ini tertutup sinar matahari.
2.Pemberian pupuk.
Untuk pemberian pupuk bisa di lakukan selama 1 bulan sekali dan boleh juga apabila hasil buah tidak normal anda boleh memberikan pupuk kembali.
3.Pengendalian hama.
Dalam pengendalian hama kita bisa mengobatinya dengan menyemprotkan bahan unutk penghilang hama dan kita bisa membelinya di toko toko terdekat .
4.Pemangkasan daun.
untuk waktu pemangkasan daun tidak bisa di tentukan karna apabila memangkas daun harus apabila daun pada tanaman coklat sudah mulai hampir menutupi seluruh buah coklat.

Sekian tipas dari saya tentang membudidayakan tanaman coklat/kakao saya harap yang telah membaca ini bisa melakukan pekerjaan tentang membudidayakan tanaman ini dengan benar dan teratur


Selasa, 08 Desember 2015

Pertanian Pisang Nangka

Pisang nangka adalah salah satu jenis pisang yang banyak dibudidayakan ,selain dari perawatanya yang tidak susah harga pisang ini juga cukup menggiurkan bagi kalangan petani.Untuk pisang nangka sediri termasuk  buah-buahan yang digemari di Indonesia jarena rasanya enak,kandungan gizi tinggi,mudah didapat,harga relatif murah.konsumsi pisang perkapita meningkat sejalan dengan peningkatan pendapatan.Peluang pisang  untuk pasar domestik ataupun ekspor,potensi pasar sungguh  berkembang dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk.karenya peluang pisang semakin besar di masa mendatang . Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor buah pisang,walaupun volumenya relatif kecil negaraini mampu untuk mengekpor barang


Sebelum kita ingin membudidayakan pisang nangka alangkah bainya terlebih dahulu kita tau apa fungsi dari pisang yang ingin kita budidayakan.Pisang  nangka adalah salah satu buah yang sangat bergizi yang merupakan sumber vitamin, mineral dan juga karbohidrat. Pisang dijadikan kripik , sale pisang, pure pisang dan tepung pisang. dan selain daging pisang yang memiliki fungsi kulit pisang juga memiliki fungsi yaitu dapat dimanfaatkan untuk membuat cuka melalui proses fermentasi alkohol dan asam cuka. Dan daun pisang juga dapat bisa di jadikan pembukus makanan dan mampu unutk di jadikan sebagai wadah menggantikan plastik 
dan bisa juga  dapat dijadikan makanan ternak ruminansia (domba, kambing) pada saat musim kemarau dimana rumput tidak/kurang tersedia karna musim kemarau..
Untuk secara tradisional, air umbi batang pisang nangka  dimanfaatkan sebagai obat disentri dan pendarahan usus besar sedangkan air batang pisang digunakan sebagai obat sakit kencing dan penawar racun
Setelah kita mengetahui manfaat pisang kita juga sudah bisa menaanam pisang terlebih dahulu memilih bibit pisang yang baik untuk di tanam atau di budidayakan.bibit pisang yang baik untuk di tanam adalah bibit yang kita pilih sendiri dari pohon yang bagus atau sehat dan bibit yang ingin kita tanam tidak boleh memiliki kecacatan sedikitpun di daerah organ bibit pisang.Setelah memilih bibit yang baik untuk ditanam kita juga harus melihat syarat untuk tumbuh tanaman ini karna hal ini sangat mempengaruhi pertumbuhan pisang yang ingin kita budidayakan .Berikut

SYARAT TUMBUH PISANG
Untuk syarat tumbuh pisang adalah hal terutama harus memiliki iklim tropis,karna lembab dan panas hanya ada di iklim tropis karna hal ini mendukung pertumbuhan pisang yang ingin anda buidayakan.Namun selain bisa tumbuh di iklim tropis pisang ini juga mampu unutk hidup di iklim subtropis akan tetapi hasil yang di hasilkan sungguh berbeda dengan iklim yang beriklim tropis .Selain iklim tekstur tanah dalam syarat utmbuh pisang juga perlu di perhatikan karna hal ini juga hal terpenting dalam pembudidayaan pisang .

PEMILIHAN BIBIT.
Untuk pemilihan bibit kita terlebih dahulu melihat kesehatan bibit yang ingin kita tanam karna hal ini termasuk hal terpenting untuk membudidayakan pisang nangka yang ingin kita budidayakan.hal pertama yang perlu di lakukan untuk membudidayakan pisang ini adalah.
  • Melihat bahwa bibit sudah siap untuk di tanam dan tidak terlalu kecil.
  • Bibit tidak memiliki kecacatan sedikitpun pada organ bibit.
  • Warna hijau dan merah pada bibit harus terlihat cerah dan mencolok .
  • Usahakan bibit yang kita tanam memiliki ukuran besar.
  • Daun pada bibit minimal 5-7 halai agar memudahkan pertumbuhan bibit.
CARA MENANAM PISANG.
                







Untuk menanam pisang sungguh di perlukan suatu jarak karna pisang dalam pertumbuhannya makinlama akan makin banyak.

Dalam penanaman pisang di perlukan jarak ,seperti gambar di atas termasuk pembudidayaan yang cukup terawatkarna di lakukannya sistem ini


PANEN.
Untuk masa panen pisang tidak boleh sampai menguning karna pisang ini lebih enak di santap ketika pisang tua .maka darinitu ken untungan menanam /membudidayakan pisang ini adalah lebih cepat unuk masa panen

Jumat, 04 Desember 2015

Budidaya Jambu Air Madu

                                 JAMBU AIR MADU 

Jambu air madu  merupakan jenis tumbuhan  yang mulai banyak dikembangkan oleh para pehobi buah atau petani buah, bahkan buah yang masih tergolong dalam keluarga Myrtaceae ini sudah mulai banyak ditanam di pekarangan rumah-rumah karena jambu air madu ini sangat mudah dibudidayakan.
Jambu air madu ini juga memiliki rasa yang segar dan sangat manis ketika dimakan atau di kosumsi . karena rasa yang sangat manis tersebut jambu ini memiliki daya tarik tersendiri bagi yang pernah mencobanya. Di samping rasa dan manfaat dari jambu air ini cukup banyak, permintaan yang tinggi merupakan salah satu sebab makin banyaknya jambu air ini dibudidayakan hal ini yang menyebabkan banyak petani yang ingin membudidayakanya .


TIPS DAN CARA BUDIDAYA
1. Pemilihan bibit
Untuk pemilihan bibit yang  kita ditanam harus memiliki sumber yang dapat dipercaya, karena bibit yang unggul merupakan awal untuk mendapatkan buah dengan kualitas terbaik. Bibit dapat dibuat dengan metode stek ataupun cangkok dari induk tanaman yang sudah berbuah akan tetapi biasanya para petani membuat bibit jambu ini dengan menggunakan bibit cangkokan karna hal ini bisa menjadi patokan bahwa bibit yang kita ingin budidayakan akan seperti pohon yang kita telah cangkok.
Gambar bibit jambu air madu cangkok yang  umur 3 bulan
 

2. Penanaman
Dalam metode penanaman buahjambu air ini  dapat dilakukan di dalam pot ataupun dengan menggunakan ember dan bahan lainya akan tetapi harus memiliki  diameter 50 cm.Cara pembuatan dengan menggunakan pot adalah dengan pot diberi lubang kecil untuk drainase kemudian diisi dengan tanah dandi beri pupuk kandang dengan perbandingan 1:1 agar menghasilkan tanah yang baik untuk di tanami.Untuk mode penanaman kita dapat menggunakan jarak dalam mode penanaman seperti pada saat menanaman jambu ini kjita menggunakan jarak 2-3m agar terdapat udara antar pohon dan bisa mempercepat pertumbuhan .

3. Penyiraman dan Pemupukan
Untuk penyiraman  jambu air bisa di lakukan 2 kali sehari tergantung cuaca. Metode penyiraman dapat dilakukan dengan manual ataupun dengan kran otomatis atau fertigasi akan tetapi lebih baik dengan cara manual karna apa hal ini bisa tau bagaimana keadaan tanah yang ingin kita tanam dan penyiraman dengan fertigasi juga  sangat memudahkan pekerjaan  kita apabial  pohon yang  ditanam dalam jumlah besar dan banyak.Untuk pemupukan sendiri dapat  dilakukan 2 kali seminggu jika buah sedang berbuah dan 1 kali seminggu jika pohon tidak berbuah. Pupuk yang diberi biasanya adalah pupuk npk dan pupuk kandang akan tetapi kita bisa memberikan ke dua pupuk tersebut bersamaan karna bisa mempengaruhi buah jambu air yang kita tanam.

4.Pengendalian hama pada pohon jambu air
Untuk mendapatkan kualitas buah  yang terbaik tidak boleh ada 1 hama pun yang  yang menempel dan bersarang di pohon ataupun buah jambu. Dan metode yang dapat dilakukan adalah dengan membungkus buah dengan plastik atau kertas sejak dari bunga (bakal buah) dan setelah  pecah menjadi buah kecil.
Metode lain yang dapat digunakan adalah dengan memasang kelambu untuk mencegah masuknya hama. dan bagi para petani ini banyak di lakukan karna bagi mereka hal ini sangat efektif dalam mencegah hama yang ingin masuk pada tumbuhan jambu air.Dan yang terakhir

5.Panen.
Untuk buah yang tak mengenal musim ini dapat dipanen hingga 10-15kg per pohon akan tetapi jika tidak lebat hanya bisa menghasilkan 5-10 per pohon.  untuk pohon  yang bisa untuk di panen adalah pohon dengan umur 1.5 – 2 tahun. Buah yang dapat dipanen adalah buah yang benar- benar masak  di pohon, dengan ciri-ciri kemerahan  yang pekat  pada satu sisi yaitu di buah.

Sekian  TIPS  dari saya untuk membudidayakan jambu air madu dan apabila anda melihat blog ini bisa melakukan cara ini dengan benar dan teratur seperti tahap diatas .

Selasa, 01 Desember 2015

Pertanian Salak

Salak adalah buah yang memiliki bentuk unik dan kulit buah yang bersisik. Bagi kebanyakan orang salak pondoh adalah salak favorit, selain karena rasanya yang enak salak pondoh juga mudah untuk didapatkan. Tapi apakan anda pernah membayangkan bagaimana caranya untuk burcocok tanam salak sendiri di kebun anda? Berikut ini akan diulas bagaiman cara yang tepat untuk bercocok tanam salak di kebun sendiri.

Di dunia ini dikenal salak liar,. Selain salak liar itu, masih dikenal salak liar lainnya seperti Salacca rumphili Wallich ex. Blume yg juga disebut S. wallichiana, C. Martus yg disebut rakum / kumbar (populer di Thailand) sebagai pembuat masam segar pada masakan. Kumbar ini tidak berduri, bunganya berumah 2 (dioeciious). Salak termasuk famili: Palmae (palem-paleman), monokotil, daun-daunnya panjang urat daun utama kuat seperti pada pohon kelapa yang disebut lidi. Seluruh bagian daunnya berduri tajam Batangnya pendek, lama-kelamaan meninggi sampai 3 m atau lebih, akhirnya roboh tidak mampu membawa beban mahkota daun terlalu berat (tidak sebanding dengan batangnya yang kecil. Banyak varietas salak yg bisa tumbuhdi Indonesi. Ada yg masih muda sudah terasa manis, Varietas unggul yg telah dilepas oleh pemerintah untuk dikembangkan ialah: salak pondoh, swaru, nglumut, enrekang, gula batu (Bali), & lain-lain. Sebenarnya jenis salak yg ada di Indonesia ada 3 perbedaan yg menyolok, yakni: salak jawa yg berbiji 2-3 butir, salak Bali  yang berbiji 1-2 butir, & salak Padang Sidempuan  yang berdaging merah. jenis salak itu mempunyai nilai komersial yg tinggi.
Dan berikut bibit salak yang baik untuk di tanam  di kebun sendiri:

Biji salak yang telah direndam dan dicuci, masukkan kedalam kantong plastik atau pot kayu yang sudah dilubangi (karung goni basah), lalu diletakkan di tempat teduh dan lembab sampai kecambah berumur 20-30 hariSatu bulan kemudian diberi pupuk Urea, TSP dan KCl, masing-masing 5 gram, tiap 2-3 minggu sekaliAgar kelembabannya terjaga, lakukan penyiraman setiap hari bibit dari anakan dengan pesemian kayu

Setelah selesai ditanam, tanaman salak perlu dipelihara dengan benar & teratur sehingga diperoleh produksi kebin yg baik & produktif. Pemeliharaan ini dilakukan sampai berakhirnya masa produksi tanaman salak.
  1. Penjarangan & Penyulaman : Untuk memperoleh buah yg berukuran besar, maka bila tandan sudah mulai rapat perlu dilakukan penjarangan. Biasanya penjarangan dilakukan pada bulan ke 4 atau ke 5. Penyulaman dilakukan pada tanaman muda atau yg baru ditanam, tetapi mati atau pertumbuhannya kurang bagus atau kerdil, atau misalnya terlalu banyak tanaman betinanya. Untuk keperluan penyulaman kita perlu tanaman cadangan (biasanya perlu disediakan 10%) dari jumlah keseluruhan, yg seumur dengan tanaman lainnya. Awal musim hujan sangat tepat untuk melakukan penyulaman. Tanaman cadangan dipindahkan dengan cara putaran, yaitu mengikutsertakan sebagian tanah yg menutupi daerah perakarannya. Sewaktu membongkar tanaman, bagian pangkal serta tanahnya kita bungkus dengan plastik agar akar-akar di bagian dlm terlindung dari kerusakan, dilakukan dengan hati-hati.
  2. Penyiangan : Penyiangan adalah membuang & memebersihan rumput-rumput atau tanaman pengganggu lainnya yg tumbuh di kebun salak. Tanaman pengganggu yg lazim di sebut gulma ini bila tidak diberantas akan menjadi pesaing bagi tanaman salak dlm memperebutkan unsur hara & air. Penyiangan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur 2 bulan setelah bibit ditanam, penyiangan berikutnya dilakukan tiap 3 bulan sekali sampai tanaman berumur setahun. Setelah itu penyiangan cukup dilakukan setiap 6 bulan sekali atau 2 kali dlm satu tahun, dilakukan pada awal & akhir musim penghujan.
  3. Pembubunan : Sambil melakukan penyiangan, dilakukan pula penggemburan & pembumbunan tanah ke pokok tanaman salak. Hal ini dilakukan untuk menghemat ongkos kerja juga untuk efisiensi perawatan. Tanah yg digemburkan dicangkul membentuk gundukan atau bumbunan yg berfungsi untuk menguatkan akar & batang tanaman salak pada tempatnya. Bumbunan jangan sampai merusak parit yg ada.
  4. Perempalan & Pemangkasan : Daun-daun yg sudah tua & tidak bermanfaat harus dipangkas. Juga daun yg terlalu rimbun atau rusak diserang hama. Tunas-tunas yg terlalu banyak harus dijarangkan, terutama mendekati saat-saat tanaman berbuah (perempalan). Dengan pemangkasan, rumpun tanaman salak tidak terlalu rimbun sehingga kebun yg lembab serta pengap akibat sirkulasi udara yg kurang lancar diperbaiki. Pemangkasan juga membantu penyebaran makanan agar tidak hanya ke daun atau bagian vegetatif saja, melainkan juga ke bunga, buah atau bagian generatif secara seimbang.
    Pemangkasan dilakukan setiap 2 bulan sekali, tetapi pada saat mendekati masa berbunga atau berbuah pemangkasan kita lakukan lebih sering, yaitu 1 bulan 1 kali.Apabila dlm rumpun salak terdapat beberapa anakan, lakukanlah pengurangan anakan menjelang tanaman berbuah. Satu rumpun salak cukup kita sisakan 1 atau 2 anakan. Jumlah anakan maksimal 3-4 buah pada 1 rumpun. Bila lebih dari itu anakan akan mengganggu produktivitas tanaman. Pemangkasan daun salak sebaiknya sampai pada pangkal pelepahnya. Jangan hanya memotong setengah atau sebagian daun, sebab bagian yg disisakan sebenarnya sudah tidak ada gunanya bagi tanaman. Pemangkasan pada saat lewat panen harus tetap dilakuakan. Alat pangkas sebaiknya menggunakan golok atau gergaji yg tajam. Pemangkasan yg dilaksanakan pada waktu & cara yg tepat akan membantu tanaman tumbuh baik & optimal.
  5. Pemupukan : Semua bahan yg diberikan pada tanaman dengan tujuan memberi tambahan unsur hara untuk memperbaiki pertumbuhan & produksi tanaman disebut pupuk. Ada pupuk yg diberikan melalui daerah perakaran tanaman (pupuk akar). Pupuk yg diberikan dengan cara penyemprotan lewat daun tanaman (pupuk daun). Jenis pupuk ada 2 macam: pupuk organik & anorganik. Pupuk organik adalah pupuk kandang, pupuk hijau, kompos, abu tanaman, tepung darah & sebagainya. Pupuk anorganik adalah: Ure, TSP, Kcl, ZA, NPK Hidrasil, Gandasil, Super Fosfat, Bay folan, Green Zit, & sebagainya. Pupuk organik yg sering diberikan ke tanaman salak adalah pupuk kandang. Umur tanaman :
    • 0-12 bulan (1 x sebulan): Pupuk kandang 1000, Urea 5 gram, TSP 5 gram, KCl 5 gram.
    • 12-24 bulan (1 x 2 bulan): Urea 10 gram, TSP 10 gram, KCl 10 gram.
    • 24-36 bulan (1 x 3 bulan): Urea 15 gram, TSP 15 gram, KCl 15 gram.
    • 36–dst (1 x 6 bulan): Urea 20 gram, TSP 20 gram, KCl 20 gram.
  6. Pengairan & Penyiraman : Air hujan adalah siraman alami bagi tanaman, tetapi sulit untuk mengatur air hujan agar sesuai dengan yg dibutuhkan tanaman. Air hujan sebagian besar akan hilang lewat penguapan, perkolasi & aliran permukaan. Sebagian kecil saja yg tertahan di daerah perakaran, air yg tersisa ini sering tidak memenuhi kebutuhan tanaman. dlm budidaya salak, selama pertumbuhan, kebutuhan akan air harus tercukupi, untuk itu kita perlu memberi air dengan waktu, cara & jumlah yg sesuai.
  7. Pemeliharaan Lain : Setelah ditanam di kebun kita buatkan penopang dari bambu atau kayu untuk menjaga agar tanaman tidak roboh.
HAMA & PENYAKIT SALAK
1. Hama
  1. Kutu wol /putih (Cerataphis sp.) : Hama ini bersembunyi di sela-sela buah.
  2. Kumbang penggerek tunas (Omotemnus sp..)
  3. Kumbang penggerek batang :
    • Menyerang ujung daun yg masih muda (paling muda), kemudian akan masuk ke dlm batang. Hal ini tidak menyebabkan kematian tanaman, tetapi akan tumbuh anakan yg banyak di dlm batang tersebut.
    • Pengendalian: dimatikan atau dengan cara meneteskan larutan insektisida (Diazenon) dengan dosis 2 cc per liter pada ujung daun yg terserang atau dengan cara menyemprot. dlm hal ini diusahakan insektisida dapat masuk ke dlm bekas lubang yg digerek. Memasukkan kawat yg ujungnya lancip ke dlm lubang yg dibuat kumbang hingga mengenai hama.
  4. Babi hutan, tupai, tikus & luwak
    • Pengendalian:
  • untuk memberantas babi hutan, dilaksanakan dengan penembakan khusus, atau memagari kebun salak dengan salak-salak jantan yg rapat. Akan lebih baik lagi kalau memagari kebun salak dengan kawat berduri;
  • untuk memberantas Tikus, digunakan Zink phosphit, klerat & lain-lain;
  •  untuk memberantas Luwak & Tupai, dapat digunakan umpan buah pisang yg dimasuki Furadan 3 G. 
Caranya: buah pisang dibelah, kurang lebih 0,5 gram Furadan dimasukkan ke dalamnya, kemudian buah pisang tersebut dijahit & dijadikan umpan.

2. Penyakit Salak
  1. Penyakit yg sering menyerang salak adalah sebangsa cendawan putih,
    • Gejala: busuknya buah. Buah yg terserang penyakit ini kualitasnya jadi menurun, karena warna kulit salak jadi tidak menarik.
    • Pengendalian: mengurangi kelembaban tanah, yaitu mengurangi pohon-pohon pelindung.
  2. Noda hitam :
    • Penyebab: cendawan Pestalotia sp.
    • Gejala: adanya bercak-bercakhitam pada daun salak.
  3. Busuk merah (pink) :
    • Penyebab: cendawan Corticium salmonicolor.
    • Gejala: adanya pembusukan pada buah & batang.
    • Pengendalian: tanaman yg sakit & daun yg terserang harus dipotong & dibakar di tempat tertentu.
3. Gulma
Di beberapa tempat di Pulau Jawa, lahan salak dibangun di bekas persawahan. Sehingga otomatis gulma yg merajai kebun adalah gulma-gulma yg biasa terdapat di sawah. Karena lahan sawah yg biasa tergenang air dikeringkan & dibumbun tanahnya maka gulma yg mampu bertahan adalah gulma berdaun sempit & tumbuh menjalar yg sedikit sekali terdapat di sawah. Gulma yg berbatang kurus tegak, berdaun panjang yg umumnya di persawahan kurang mampu bertahan. Itulah sebabnya mengapa gulma di lahan bekas persawahan relatif lebih sedikit. Pengendalian secara manual dengan dikored atau dicangkul pun sudah memadai. Pemberantasan gulma secara kimia di kebun-kebun salak belum lazim dilaksanakan. Untuk lahan yg tidak seberapa luas, para petani masih menggunakan cara manual (mencabuti rumput-rumputan dengan tangan, dikored atau dicangkul). Bila lahan salak cukup luas, serta baru dibuka, gulma yg terdapat tentu banyak sekali & sulit diberantas hanya dengan cara manual. Untuk situasi seperti ini perlu menggunakan herbisida, sebab biaya tenaga kerja relatif murah & hasilnya lebih cepat. Reaksi bahan kimia dlm membunuh tanaman liar juga sangat cepat. Herbisida memiliki pengruh negatif, sebab racun yg dikandungnya dapat membahayakan mahluk hidup lain termasuk ternak & manusia. Herbisida yg akan digunakan perlu sesuai dengan jenis gulma yg akan diberantas. Pilihan yg kurang tepat akan memboroskan biaya. Gulma dari golongan rumput-rumputan dapat dibasmi dengan herbisida Gramoxone, Gesapas, Basta atau Diuron. Dari golongan teki-tekian dapat diberantas dengan Goal. Alang-alang dapat dibasmi dengan Round-up atau Sun-up. Sedangkan tanaman yg berdaun lebar dapat diatasi dengan Fernimine. Ada juga herbisida yg dapat memberantas beberapa jenis gulma
PANEN SALAK
Mutu buah salak yg baik diperoleh bila pemanenan dilakukan pada tingkat kemasakan yg baik. Buah salak yg belum masak, bila dipungut akan terasa sepet & tidak manis. Maka pemanenan dilakukan dengancara petik pilih, disinilah letak kesukarannya. Jadi kita harus benar-benar tahu buah salak yg sudah tua tetapi belum masak.
  1. Ciri & Umur Panen : Buah salak dapat dipanen setelah matang benar di pohon, biasanya berumur 6 bulan setelah bunga mekar (anthesis). Hal ditandai oleh sisik yg telah jarang, warna kulit buah merah kehitaman atau kuning tua, & bulu-bulunya telah hilang. Ujung kulit buah (bagian buah yg meruncing) terasa lunak bila ditekan. Tanda buah yg sudah tua, menurut sumber lain adalah: warnanya mengkilat (klimis), bila dipetik mudah terlepas dari tangkai buah & beraroma salak.
  2. Cara Panen Cara memanen: karena buah salak masaknya tidak serempak, maka dilakukan petik pilih. yg perlu diperhatikan dlm pemetikan apakah buah salak tersebut akan disimpan lama atau segera dimakan. Bila akan disimpan lama pemetikan dilakukan pada saat buah salak tua (Jawa: gemadung), jadi jangan terlalu tua dipohon. Buah salak yg masir tidak tahan lama disimpan. Pemanenan buah dilakukan dengan cara memotong tangkai tandannya.
  3. Periode Panen : Tanaman salak dlm masa panennya terdapat 4 musim:
    • Panen raya pada bulan Nopember, Desember & Januari
    • Panen sedang pada bulan Mei, Juni & Juli
    • Panen kecil pada bulan-bulan Pebruari, Maret & April.
    • Masa kosong/istirahat pada bulan-bulan Agustus, September & Oktober. Bila pada bulan-bulan ini ada buah salak maka dinamakan buah slandren. Menurut sumber lain panen besar buah salak adalah antara bulan Oktober - Januari.
  4. Prakiraan Produksi : dlm budidaya tanaman salak, hasil yg dapat dicapai dlm satu musim tanam adalah 15 ton per hektar.

PASCA PANEN SALAK

Seperti buah-buahan lainnya, buah salak mudah rusak & tidak tahan lama. Kerusakan ditandai dengan bau busuk & daging buah menjadi lembek serta berwarna kecoklat-coklatan. Setelah dipetik buah salak masih meneruskan proses hidupnya berupa proses fisiologi (perubahan warna, pernafasan, proses biokimia & perombakan fungsional dengan adanya pembusukan oleh jasad renik). Sehingga buah salak tidak dapat disimpan lama dlm keadaan segar, maka diperlukan penanganan pascapanen.
1. Pengumpulan : Gudang pengumpulan berfungsi sebagai tempat penerima buah salak yg berasal dari petani atau kebun. dlm gudang pengumpulan ini dilakukan: sortasi, grading & pengemasan.
2. Penyortiran & Penggolongan : Sortasi/pemilihan bertujuan untuk memilih buah yg baik, tidak cacat, & layak ekspor. uga bertujuan untuk membersihkan buah-buah dari berbagai bahan yg tidak berguna seperti tangkai, ranting & kotoran. Bahan-bahan tersebut dipotong dengan pisau, sabit, gunting pangkas tajam tidak berkarat sehinga tidak menimbulkan kerusakan pada buah. Grading/penggolongan bertujuan untuk:
  • mendapat hasil buah yg seragam (ukuran & kualitas)
  • mempermudah penyusunan dlm wadah/peti/alat kemas
  • mendapatkan harga yg lebih tinggi
  • merangsang minat untuk membeli
  • agar perhitungannya lebih mudah
  • untuk menaksir pendapatan sementara.
Penggolongan ini dapat berdasarkan pada : berat, besar, bentuk, rupa, warna, corak, bebas dari penyakit & ada tidaknya cacat/luka. Semua itu dimasukkan kedalam kelas & golongan sendiri-sendiri.
  • Salak mutu AA (betul-betul super, kekuningan, 1kg= 12 buah)
  • Salak mutu AB (tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil, & sehat)
  • Salak mutu C (untuk manisan, 1kg = 25 - 30 buah)
  • Salak mutu BS (busuk atau 1/2 pecah), tidak dijual.
3. Pengemasan & Pengangkutan
Tujuan pengemasan adalah untuk melindungi buah salak dari kerusakan, mempermudah dlm penyusunan, baik dlm pengangkutan maupun dlm gudang penyimpanan & untuk mempermudah perhitungan. Ada pengemasan untuk buah segar & untuk manisan salak. Pengemasan untuk buah segar:
  • alat pengemas harus berlubang
  • harus kuat, agar buah salak terlindung tekanan dari luar
  • dapat diangkut dengan mudah
  • ukuran pengemas harus disesuaikan dengan jumlah buah.
Pengemasan untuk manisan salak: dikemas dlm kaleng yg ditutup rapat yg telah dipastursasi sehingga semua mikroba seperti jamur, ragi, bakteri & enzim dapat mati & tidak akan menimbulkan proses pembusukan. Untuk manisan yg dikeringkan, umumnya dikemas dlm plastik. Pengangkutan merupakan mata rantai penting dlm penanganan, penyimpanan & distribusi buah-buahan. Syarat-syarat pengangkutan untuk buah-buahan:
  • Pengangkutan harus dilakukan dengan cepat & tepat.
  • Pengemasan & kondisi pengangkutan yg tepat untuk menjamin terjaganya mutu yg tinggi.
  • Harapan adanya keuntungan yg cukup dengan menggunakan fasilitas pengangkutan yg memadai.

Kamis, 26 November 2015

budidaya Timun

Timun adalah jenis tanaman yang mengandung air yang cukup banyak .selain sebagai buah timun juga bisa di buat sayur dan olahan yang memiliki vitamin yang cukup tinggi seperti acar timun,dan yang sangat di sukai banyak orang adalah es timun yang memiliki kesegaran yang begitu nikmat

                                                                      TIMUN
Untuk tanaman ini kita bisa menanamnya di daerah yang beriklim trpis ,selain kegunaan dari timun untuk sayur atau buah timun juga mampu untuk di jadikan obat karna timun mengandung zat giji antara lain sperti: kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, vitamin B1, vitamin, B2, vitamin C, serat, niacin dan air dan dari zat yang di peroleh timun mampu untuk di jadikan bahan pengobatan yang baik untuk tubuh.

Perlu kita ketahui bahwa tanaman timun bukan berasal dari indonesia yang beriklim tropis melainkan berasal dari subtropis yang dahulu kala tanaman ini berada di lereng gunung himalaya dan sebagain juga berada di afrika dan sejak sekarang timur sudah menyebar di seluruh penjuru dunia.

Dalam tanaman timun ini sendiri meiliki umur yang cukup singkat karna tanaman ini juga sering di sebut orang dengan tanaman semusim .seperti layaknya tomat ,terong ,dan labu.Untuk sisitem perkembangan timun ini sendiri sama dengan sisitem seperti kacang panjang yang menjalarkan organ tubuh

Untuk mode penanaman tanaman ini bisa di lakukan dengan mode tradisional maupun yang modren seperti tahap tahap berikut .Utuk menanam timun di perlukan tahap demi tahap cara untuk menanamnay seperti tahap:

1.Menyiapkan Lahan Untuk di Tanami Timun.
Untuk menanam timun di perlukan lahan yang cukup untuk hasil yang memuaskan .biasanya para petani menanam timun dengan lahan yang cukup luas karna untuk mengasilkan banyak timun di butuhkan juga lahan yang luas dan untuk menyiapkan lahan jangan lupa untuk melihat tektur tanah yang ingin kita tanam karna tanaman timun harus di tanam di tanah yang memiliki tektur yang gembur dan subur .Unutk mendapatkan tekstur tanah yang gembur di perlukan pekerjaan yang di sebut dengan pembajakan tanah.hal ini di perlukan agar sebelum di lakukan penanaman tanaman timun tanah sudah siap untuk di tanami.

2.Bentuk penanaman Timun
Untuk penanaman timuin tidak jauh peda dengan penanaman kacang panajang karna tanaman ini memiliki kesamaan yaitu pertumbuhanya menjalar ke cabang cabang.dan berikut bentuk gambar bagaiman baiknya untuk menanam timun

Dan dari gambar di atas kita tau bahwa penanaman timun di perlukan jarak antara tumbuhan 1 dengan tumbuhan yang lain .Setelah umur timun mencapai 2-3 minggu di perlukan penancapan batang kayu karna pada saat itu timun sudah menjalarkan organ tubuhnya untuk berkembang menjadi lebih banyak

3.Panen Timun
Untuk masa panen biasanya timun hanya bisa di panen 3 kali karna sesebih dari 3 kali hasil timun tidak akan bagus dan tidak memiliki kualitas tinggi.dan selain itu pohon timun akan menguning hal itu menandakan bahwa pohon timun akan mati
Dan begitulah tentang artikel tentang tumbuhan timun anda boleh mencoba cara tentang penanaman timun yang baik dan benar seperti gambar di atas.

Selasa, 10 November 2015

Kacang Hijau





Kacang ijo atau kacang hijau mengandung nutrisi yang tinggi, contohnya adalah dibuat bubur kacang ijo yang enak tentunya, anda ingin menanam kacang hijau di kebun anda? Berikut ini Tips dan cara menanam kacang hjiau dengan benar.
Kacang Hijau merupakan sejenis tanaman palawija yang tumbuh dengan baik di daerah-daerah tropika. Tumbuhan yang tergolong suku polong-polongan (Fabaceae) ini mempunyai tak sedikit kegunaaan dalam kenasiban sehari-hari manusia sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Di Indonesia, kacang hijau menempati urutan ketiga sebagai tanaman pangan legum, seusai kedelai dan kacang tanah.   Sebagai negara yang berada di garis khatulistiwa. Budidaya kacang hijau sangat tepat diperbuat di seluruh daerah di Indonesia. Berikut Tutorial Menanam Kacang Hijau.

 Kacang hijau sangat tepat ditanam pada tanah bertekstur liat berlempung yang tak sedikit mengandung bahan organik, aerasi, dan drainase yang baik. Kacang hijau bakal tumbuh optimal pada struktur tanah yang gembur dengan pH 5,8 – 7,0 optimal 6,7. Iklim yang baik untuk budidaya kacang hijau di daerah yang mempunyai curah hujan optimal yakni 50-200 mm/bulan. Temperatur 25-27 0C dan kelembaban udara antara 50-80% dan memperoleh sinar matahari yang cukup. Semua varietas kacang hijau yang telah dilepas tepat ditanam di lahan sawah maupun tegalan. Varietas terakhir tahan penyakit semacam Sriti, Kutilang, Perkutut, dan Mural. Tipe bibit ini dianjurkan untuk ditanam pada daerah yang mempunyai endemik penyakit Embun Tepung dan Bercak Daun.




.Pada lahan bekas padi (Sawah dan Ladang), tak butuh diperbuat pengolahan tanah/lahan, yang tak jarang disebut dengan istilah Tanpa Olah Tanah . Budidaya di bekas area penanaman padi, tunggul padi butuh dipotong singkat dan dibersihkan alias dipinggirkan. Jika tanah becek maka butuh dibangun saluran drainase dengan jarak 3-5 m. Pada lahan Tegalan alias bekas Tanaman Palawija, sepert jagung alias tipe lainnya, butuh diperbuat pengolahan tanah. Lahan dibajak sedalam 15-20 cm, kemudian dihaluskan dan diratakan. Saluran pengairan dibangun dengan jarak 3-5 m.
Kacang hijau ditanam dengan sistem tugal. Setiap celah dimasukkan dua biji/celah. Penanaman pada musim hujan, memakai jarak tanam 40 cm x 15 cm jadi mencapai populasi 300 – 400 ribu tanaman/ha.  Pada musim kemarau memakai jarak tanam 40 cm x 10 cm jadi populasinya kurang lebih 400-500 ribu tanaman/ha.  Jika budidaya kacang hijau diperbuat pada bekas tanaman padi, penanaman kacang hijau tak boleh lebih dari 5 hari setelah padi dipanen. (Untuk setiap musim; penyulaman yang baik diperbuat pada saat tanaman berusia tak lebih dari 7 hari). Untuk lahan yang tak lebih subur, tanaman dipupuk 45 kg Urea + 45 – 90 kg SP36 + SD kg KCl/ha yang diberbagi pada saat tanam dengan cara larikan di segi celah tanam sepanjang barisan tanaman. Bahan organik berupa pupuk kandang setidak sedikit 1520 ton/ha dan abu dapur sangat baik untuk pupuk dan diberbagi sebagai penutup celah tanam. Di lahan sawah bekas tanaman padi yang subur, tak butuh dipupuk maupun diberi bahan organik. Kegunaaankan mulsa jerami untuk budidaya kacang hijau. Sebab pemakaian mulsa jerami bisa menekan serangan hama lalat bibit, pertumbuhan gulma, dan penguapan air. Dosis jerami padi diberbagi setidak sedikit 5 ton/ha.
Penyakit yang tak jarang menyerang kacang hijau antara lain; bercak daun, basi batang, embun tepung dan penyakit puru. Pengendalian penyakit bisa diperbuat dengan menanam varietas yang tahan penyakit. Pengendalian tutorial lain bisa diperbuat dengan memakai pestisida dan fungisida semacam: Benlate, Dithane M-45, Baycor, Delsene MX 700 alias Daconil pada awal serangan dengan dosis 2 g/l air. Pada penyakit Embun Tepung (Erysiphepofygoni) bisa dikendalikan dengan fungisida hexakonal dan diberbagi pada umur 4 dan 6 minggu. Penyakit bercak daun, manjur dikendalikan dengan fungisida hexakonazol, diberbagi pada umur kacang hijau 4, 5 dan 6 minggu.
Hama mutlak kacang hijau merupakan: Lalat Kacang (Agmmyxa phaseoti), Ulat Jengkal (Piusia chaitites), Kepik Hijau (Nezara virfduta), Kepik Coklat (Riptonus tinearis), dan Penggerek Polong (Maruca testutalis), Kutu Thrips dan lain-lain. Pengendalian hama bisa diperbuat dengan memakai insektisida. Semacam Cwifldor, Regent, Curacron, Atabnon, Furadan, alias Pegassus dengan dosis 2-3 ml/liter air dan volume semprot 5OIM>00 liter/ha.  Pada daerah yang mempunyai endemik lalat bibit (Agromyza phaseoti) butuh perbuatan perlakuan benih dengan cara baik. Pengendalian lalat bibit bisa memakai insektisida Carbosulfan (10 g/kg benih) alias Fipnonil (5 cc/kg benih